Tag Archive: muhammad



“Ngeliat sholat jamaah hari niy, jadi pada bingung deh…!”. Soalnya sholat jamaah kali niy bener- bener mengalami “kemajuan”. Yups…!”, makin hari makin maju ajah tuh barisan jamaahnya. Belon lagih kalo ngeliat orang- orangnya yang akan sholat. Ya allah…!”, kenapa udah pada sepuh alias tua ya kebanyakan. Truuuusss, yang mudaan pada kemanaaa nich?

“Yang cowok, Yang cowok…!!!”

Yang merasa cowok…!!!. Pagi niy sholat subuh jam berapa, bang?”. Baca lebih lanjut

Iklan

Rasialis! Televisi AS Rilis Film Nabi Muhammad Berbaju Beruang

Penayangan film animasi di televisi Amerika Serikat yang melukiskan Nabi Muhammad dalam bentuk beruang, menuai protes keras dari berbagai kalangan termasuk umat Islam di Indonesia.

Pada episode ke-200, televisi animasi South Park yang ditayangkan pekan lalu di AS, program kreasi Trey Parker dan Matt Stone membuat karikatur Nabi Muhammad menggunakan pakaian beruang.

Rilis film rasialis itu dinilai sebagai tindakan biadab di Amerika Serikat, padahal pemimpinnya, Presiden Barrack Obama, kerap mengobral janji untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan dunia Islam.

Spontan, sebuah website kelompok radikal Islam, RevolutionMuslim.com mengeluarkan peringatan keras kepada Trey Parker dan Matt Stone. Peringatan tersebut menyatakan, jika kedua pihak di belakang acara South Park tersebut dapat menghadapi ancaman berupa kekerasan.

Website RevolutionMuslim.com tersebut juga menyertakan photo pembuat film asal Belanda Theo Van Gogh, yang dibunuh pada 2004 lalu setelah membuat film dokumenter mengenai kekerasan atas wanita muslim.

Sementara di tanah air, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau Muslim mengecam keras pelecehan Nabi Muhammad di AS tersebut. MUI juga mengimbau kaum Muslim di tanah air dan seluruh dunia untuk melayangkan protes keras kepada pihak televisi animasi South Park Amerika Serikat yang melecehkan sosok Nabi Muhammad  melalui tayangan animasinya.

Demikian ditegaskan Ketua MUI KH Ma’ruf Amin, Rabu (21/4/2010) saat diminta tanggapannya terkait tayangan film tersebut.

“Itu penghinaan besar, sebaiknya memang diprotes oleh seluruh umat Islam,” tandasnya. Namun, kata Ma’ruf, protes tersebut juga perlu dilakukan oleh umat beragama lain sebagai bentuk menjaga keutuhan, kerukunan, dan kedamaian antarumat beragama.

…Bentuk-bentuk penghinaan atau penistaan agama itu sengaja dihembuskan sebagai sumber konflik beragama…

“Agama lain juga perlu ikut memprotes. Sebab, bisa saja nanti tokoh agama lain yang dilecehkan. Bisa jadi Nabi Isa juga disepertiitukan (dihina dengan pakaian beruang),” paparnya.

Menurutnya, bentuk-bentuk penghinaan atau penistaan agama sengaja dihembuskan sebagai sumber konflik beragama.

Dubes AS Harus Klarifikasi Film Lecehkan Nabi

Senada itu, Forum Umat Islam (FUI) mendesak Kedubes Amerika di Indonesia memberikan klarifikasi.

“Kedubes AS di Indonesia harus memberikan klarifikasi agar pembuat film animasi itu ditindak tegas dan memohon maaf kepada umat Islam dunia,” ujar Sekjen FUI Muhammad Al-Khaththath, Rabu (21/4/2010).

Menurut dia, setiap upaya penggambaran Nabi Muhammad, termasuk dalam film dilarang keras, termasuk diumpamakan memakai baju beruang. Hal itu sebagai penistaan terhadap kemuliaan Nabi Muhammad. Umat Islam di dunia pasti tersakiti.
“Umat Islam harus memprotes dan pelakunya ditindak karena itu penghinaan,” tandas dia.

…pelecehan terhadap nabi adalah permusuhan. Amerika yang katanya mengagungkan demokrasi dan hak asasi manusia ternyata masih rasis, dan menginjak-injak harkat martabat kelompok lain…

Al-Khaththath menambahkan pelecehan terhadap nabi menyebabkan permusuhan. Amerika yang katanya mengagungkan demokrasi dan hak asasi manusia ternyata masih rasis, dan menginjak-injak harkat martabat kelompok lain. “Umat Muhammad di dunia tentunya tidak akan rela,” imbuhnya.

Apakah ada rencana unjuk rasa di Kedubes AS?  Al-Khaththath mengungkapkan kemungkinan aksi turun ke jalan masih melihat perkembangan. “Lihat perkembangan dulu,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pelecehan terhadap nabi umat Islam oleh dunia barat bukan kali ini saja. Kata Al-Khaththath, hal itu disebabkan kebencian mereka terhadap ajaran agama Islam. “Ajaran Islamnya itu yang menjadi musuh mereka, bukan muslimnya. Muslim yang agamanya lemah dan gampang dipengaruhi bukan musuh bagi mereka,” papar dia.

Faktor lainnya, hukum di negara-negara sekuler tersebut tidak memberikan sanksi berat kepada warganya yang melakukan penodaan terhadap satu agama atau kelompok lainnya.

Pemerintah RI Harus Kirim Nota Protes ke AS

Pelecehan Nabi Muhammad di AS juga mendapat kecaman keras dari wakil rakyat di Senayan. Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKS, Hidayat Nurwahid, menilai insiden ini merupakan batu ujian bagi Presiden AS Barrack Obama untuk menunjukkan keseriusan dalam membangun hubungan baik dengan dunia Islam.

“Mestinya Obama menyikapi secara langsung dan berupaya menghentikan tayangan tersebut. Insiden ini bisa menjadi salah satu pintu bagi Obama untuk menunjukkan bahwa dia serius dengan keinginannya membangun hubungan baik dengan dunia Islam,” ujar mantan Presiden PKS itu di Jakarta, Rabu (21/4/2010).

…Mestinya Obama menyikapi secara langsung dan berupaya menghentikan tayangan tersebut…

Hidayat sangat menyayangkan tindakan provokatif semacam ini masih dipraktikkan oleh warga negara AS. Terlebih pada waktu bersamaan pemerintahnya tengah berupaya membangun hubungan harmonis dengan umat Islam.

“Film ini bentuk pelecehan dan pelanggaran HAM terhadap umat Islam yang jumlahnya sangat besar di dunia,” ujarnya.

Tak hanya mengecam, Hidayat juga mendesak adanya langkah konkret dari pemerintah RI untuk secepatnya mengirimkan nota protes kepada Pemerintah AS juga dilakukan.
“Sebagai wakil rakyat saya sangat mendukung adanya nota protes terhadap AS,” lanjutnya.

Kendati demikian, Hidayat mengingatkan kepada umat muslim di Tanah Air agar tidak merespons provokasi ini dengan tindakan anarki. Karena tujuan dari si pembuat film adalah memancing kemarahan umat Islam.

“Kita harus buktikan bahwa Nabi Muhammad dan umatnya membawa peradaban yang mencerahkan,” pungkasnya. [taz/okz]


FAKTA ILMIAH MUKJIZAT NABI MUHAMMAD TERBELAHNYA BULAN

prof-dr-zaglul-al-naggar

Kisah ini diceritakan oleh Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar (pakar Geologi Muslim) tentang pengalaman seorang pemimpin Al-Hizb al-Islamy Inggris yang masuk Islam karena takjub dengan kebenaran terbelahnya bulan. Allah berfirman:

“Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah” (Q.S.Al-Qamar: 1).

Apakah kalian akan membenarkan kisah dari ayat Al-Quran ini yang menyebabkan masuk Islamnya pimpinan Hizb Islami Inggris? Di bawah ini adalah kisahnya:

Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, “Apakah ayat dari surat al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah ?”

Maka, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut: “Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim.

Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari al-Quran. Salah seorang pemuda yang beragama Islam pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi, “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah”, mengandung mukjizat secara ilmiah?”

Maka saya menjawabnya: Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya. Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad Saw. Sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana Nabi-nabi sebelumnya.

Mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi, hal itu memang benar termaktub di dalam al-Quran dan sunnah-sunnah Rasulullah Saw.

Allah ta’alaa memang benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu. Maka, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah ketika membelah bulan. Kisah itu terjadi sebelum hijrah dari Makkah Al-Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik pada saat itu berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?”

Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan ? Mereka menjawab: Coba belah bulan”. Maka, Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah Swt agar menolongnya. Lalu, Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka, Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, maka terbelahlah bulan itu dengan sebenar-benarnya.

Serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, “Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!” Akan tetapi, para ahli mengatakan bahwa sihir memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya, akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada di tempat itu. Maka, mereka pun menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Lalu, orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Makkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan.

Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Makkah, orang-orang musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?” Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…”.

Akhirnya, sebagian mereka pun beriman sedangkan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: “Sungguh, telah dekat hari qiamat dan telah terbelah bulan”. Ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap …. (sampai akhir surat Al-Qamar).

Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, “Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb al-Islamy Inggris.

“Wahai tuan, bolehkah aku menambahkan?” Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: ”Dipersilahkan dengan senang hati.” Daud Musa Pitkhok berkata, “Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemahan al-Quran yang mulia. Aku pun berterima kasih kepadanya dan membawa terjemah itu pulang ke rumah. Ketika aku membuka-buka terjemahan al-Quran itu di rumah, surat yang pertama aku buka ternyata al-Qamar. Dan aku pun membacanya: “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah… “.

Aku pun bergumam: “Apakah kalimat ini masuk akal? Apakah mungkin bulan
bisa terbelah kemudian bersatu kembali? Andai benar, kekuatan macam apa
yang bisa melakukan hal itu? Maka, aku pun menghentikan pembacaan ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, Allah Maha Tahu tentang tingkat keikhlasan hamba-Nya dalam pencarian kebenaran.

suatu hari aku pun duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi di antara presenter ada seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS. Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besar dalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal saat yang sama dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan, sakit dan perselisihan.

Presenter pun berkata, ” Andai dana itu digunakan untuk memakmurkan bumi, tentulah lebih banyak gunanya”. Ketiga pakar itu pun membela diri dengan proyek antariksanya dan berkata, “Proyek antariksa ini akan membawa dampak yang sangat positif pada banyak segmen kehidupan manusia, baik segi kedokteran, industri, dan pertanian. Jadi pendanaan tersebut bukanlah hal yang sia-sia, tetapi justru dalam rangka pengembangan kehidupan manusia.

Dan, di antara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakinya di bulan, di mana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget dan berkata, “Kebodohan macam apalagi ini, dana sebegitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?”

Mereka pun menjawab, “Tidak, !!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun.

Maka presenter itu pun bertanya, “Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya? Mereka menjawab, “Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali.!!!

split moon

Presenter pun bertanya, “Bagaimana kalian bisa yakin akan hal itu?” Mereka menjawab, “Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Lalu, kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya dan mereka mengatakan, “Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah kemudian bersatu kembali”.

Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, “Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, “Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad Saw. 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran Islam !!!! Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah …..

Aku pun berguman, “Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf al-Quran dan aku baca surat Al-Qamar, dan … saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.

Mahabenar Allah dengan segala Firmannya.

Tautan Video tentang Prof. Dr. Zaghlul Al Najjar :

http://www.youtube.com/watch?v=prNdIGq8gAU

www.youtube.com/watch?v=lH9AzXHrxQE

Sumber : cahyaiman.wordpress.com



Efek Kartun Penghinaan Nabi Muhammad, Pemeluk Islam Di Denmark Meningkat Pesat

Perhatian pada Islam di Denmark, negara yang memicu reaksi dari jutaan Muslim di seluruh dunia, terus meningkat. Apa yang menyebabkannya?

Menurut studi yang dilakukan oleh University of Copenhagen, hal ini terjadi setelah publikasi kartun yang kontroversial pada tahun 2005. Berdasarkan studi tersebut, peristiwa itu melahirkan fenomena baru yang mengejutkan di mana banyak penduduk asli Denmark memeluk agama Islam.

demo denmarkSeperti diketahui, insiden itu adalah kartun menghina Nabi saw. Tujuannya adalah untuk menjauhkan masyarakat Eropa terhadap Islam, sebaliknya, hal itu ternyata menyebabkan minat yang besar bangsa Eropa pada agama Islam.

University of Copenhagen membuat laporan yang berisi 69 halaman, menjelaskan hasil studi mereka. Laporan ini telah diserahkan kepada kantor-kantor pemerintah sementara isinya belum diungkapkan kepada pers. Hanya, beberapa politisi Denmark menilai bahwa orang-orang yang masuk Islam adalah mereka yang stres dan frustrasi.

University of Copenhagen sendiri memprakarsai studi mereka karena kontroversi yang terjadi tahun lalu tentang pelarangan jilbab di Denmark.

Studi ini juga menerima banyak masukan dari berbagai media di Denmark, terutama beberapa surat kabar nasionalnya. Dan yang terbesar dan paling terpukul adalah Jilan Posten, surat kabar bahwa yang menerbitkan kartun menghina Nabi Muhammad saw tersebut. (sa/sbb/poj)


Haji Mhd. Dachlan, Si Pitung Dari Bekasi


Pengantar dari Redaksi:
Profil Haji Mhd. Dahlan ini pernah dimuat di media cetak seperti majalah Sabili dan dalam media online seperti Swaramuslim.net. Swaramuslim mengangkat Haji Mhd. Dachlan dengan beberapa pertimbangan, antara lain beliau adalah pejuang Angkatan 1945 dari Bekasi, yang hingga kini terus berjuang melawan kemiskinan. Baca lebih lanjut