Tag Archive: Dunia Wanita



“Hari gini masih jomlo?” Begitu istilah para remaja kita untuk mengolok-olok temannya-temannya yang tidak punya pacar. Seolah jadi aib jika ada remaja yang tak punya pacar.

Tapi, tahukah anda jika suatu hubungan mesra seperti ini hanya justru menjadikan para wanita tidak sehat?

Sebuah laman http://www.geniusbeauty.com mewartakan,
kesehatan fisik perempuan ternyata dipengaruhi pengalaman buruk di masa lalu. Baca lebih lanjut


“Orang tua saya selalu menganggap saya tidak normal, bahkan sebelum saya menjadi seorang muslim,” kata Chatherine Huntley memulai kisahnya menjadi seorang muslimah.

Perempuan asal Bournemouth–sebuah kota di pesisir pantai selatan Inggris–ini mengungkapkan, saat remaja ia banyak menghabiskan waktunya di rumah, menyaksikan siaran televisi. Tidak seperti remaja lainnya yang menikmati akhir pekan dengan berkumpul atau bepergian dengan teman-teman sebayanya………

Baca lebih lanjut


Berpakain tapi telanjangSAM  JACKSON, bos sebuah perusahaan di New Castle, Inggris pernah mengatakan, ” Sekarang kita bisa saling melihat satu dengan yang lain dalam keadaan telanjang, tidak ada penghalang lagi. Dengan tradisi baru ini, kami menemukan bahwa kami menjadi lebih bebas dan terbuka terhadap satu dan lainnya. Dampaknya terhadap perusahaan menjadi lebih baik.”

Menurutnya, ide, inovasi dan terobosan kreatif amat penting dilakukan di masa-masa krisis ekonomi seperti sekarang ini. Bekerja dalam keadaan telanjang diyakininya dapat memompa semangat dan meningkatkan produktivitas kerja. Mengenakan pakaian merupakan penghalang bagi peningkatan prestasi kerja. Dengan cara ini omzet perusahaan akan meningkat karena para karyawannya sangat bergairah ketika bekerja. Baca lebih lanjut


Padang – Masih belum ada kepastian, kapan pasien berkeringat darah Dora Indrayanti Trimurni (25) akan dirujuk RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta dari RS M Djamil Padang. Dukungan pun terus mengalir untuk gadis cantik ini.

Banyak warga Padang yang datang ke RS M Djamil Padang untuk menjenguk Dora, walaupun bukan teman atau kerabat. Mereka kagum dengan perjuangan gadis berambut cepak ini dalam menafkahi kedua adiknya, dan bekerja banting tulang hingga berkeringat darah. Baca lebih lanjut


Perjalanan menuju pernikahan kadang tidak bisa digapai dengan mudah. Seribu satu cerita yang telah diukir sebelum pernikahan terkadang memberikan kesan mendalam sehingga sulit untuk terlepaskan. Akhirnya ketika pernikahan sudah terlaksana, tapi waktu mengikis kesakralan dan makna suci pernikahan itu sendiri karena adanya bayang- bayang masa lalu. Yang tersisa hanyalah kebosanan dan pengikat yang justru mengunci mati hatinya. Pasangan di sampingnya hanyalah berlaku sebagai pelengkap dan pemformal status bahwa dia telah menikah. Sedangkan masalah hati, tentu saja selera mereka telah berubah. Baca lebih lanjut


remaja meraih kebahagiaan

KEBAHAGIAAN merupakan sasaran terbesar yang hendak dituju seluruh manusia. Tak terkecuali para pemuda dan remaja. Mereka menganggap bahwa masa-masa yang mereka lalui adalah masa untuk berbahagia dan bersenang-senang.

Setiap pemuda dan pemudi menghabiskan tenaga dan memanfaatkan energi mereka untuk menggapai kebahagiaan. Masa sekarang merupakan masa inovasi dan teknologi yang juga digunakan untuk mengembangkan beragam sarana kebahagiaan. Mereka berasumsi bahwa kebahagiaan adalah terpuaskannya kenikmatan-kenikmatan duniawi. Baca lebih lanjut


MUSLIMAH yang cerdas selalu menyadari arti pentingnya ilmu. Dia tidak akan pernah lupa untuk memberikan perhatian kepada akalnya, sebagaimana dia memberikan perhatian kepada tubuhnya. Dengan demikian, seperti halnya laki-laki, muslimah juga dibebani kewajiban untuk menuntut ilmu yang bermanfaat bagi agama dan dunianya.

Ketika membaca firman Allah berbunyi, “Dan katakanlah: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.” (Thaha: 114), dan sabda Rasulullah SAW, “Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim dan muslimah,” seorang muslimah cerdas akan mengerti bahwa petunjuk Al-Qur’an dan As-Sunnah meliputi laki-laki dan juga wanita. Baca lebih lanjut


Cantik itu Tak Harus Putih


BANYAK banget remaja yang salah mengira bahwa cantik itu identik dengan putih. Karena asumsi inilah akhirnya membuat para remaja terutama yang cewek tergila-gila dengan perawatan kulit. Berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk pergi ke salon dan spa sekadar agar kulit terlihat lebih putih. Berapa banyak juga produk lotion yang dilumurkan ke tubuh agar mendapatkan kulit putih ideal.

Siapakah yang diuntungkan dari asumsi salah semacam ini? Negara produsen produk kecantikan jawabnya. Mereka berlomba-lomba membuat produk dan diberi merk bahkan dengan embel-embel khusus untuk daerah tropis agar laris. Remaja pun merasa malu bila belum pernah memakainya. Jadilah, remaja-remaja putri itu lebih mementingkan penampilan wajah dan fisik daripada akal dan akhlak. Baca lebih lanjut


adinda meilani

Remaja, Gak Perlu Malu Kali..?!


Ada orang yang mengatakan, “Karena saya malu, sewaktu presentasi tadi, performa saya sangat buruk. Padahal saya sudah mempelajarinya mati-matian.

Yang lainnya mengatakan, “Saya tidak punya banyak teman, saya orangnya pemalu.”

Ada lagi yang mengaku, “Saya tidak bisa mengemukakan pendapat di hadapan orang banyak. Saya malu seandainya orang mencela pendapat saya itu.”

Dari beberapa pernyataan di atas, mungkin ada satu yang pernah kita utarakan, atau bahkan semuanya pernah kita ungkapkan. Beberapa pernyataan di atas hanyalah segelintir persoalan yang dihadapi sejumlah remaja dan pemuda –terutama perempuan— yang mengalami perasaan malu. Baca lebih lanjut


Muslimah Penentu Kemenangan Umat Islam


BUKANLAH suatu kebetulan bahwa Al-Qur’an menginformasikan kita di dalam surat Al-Qashash mengenai konflik antara Nabi Musa dan Firaun, lalu menjadikan wanita sebagai fokus titik tolak kebangkitan. Allah menyatakan, “Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi).” (Al-Qashash 5).

Maka, proses menjadikan orang-orang tertindas itu sebagai pemimpin merupakan inisiasi kebangkitan, yang dimulai dengan seorang wanita. Allah berfirman, “Dan kami ilhamkan kepada ibu Musa; “Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan men jadikannya (salah seorang) dari para rasul.” (Al-Qashash 7). Baca lebih lanjut