Sekali Lagi, Dakwah Online!

Oleh: Burhan Sodiq

google-mouseHari ini kita masih saja terganggu dengan munculnya blog penghina Islam. Blog semacam ini sengaja ada untuk memancing amarah umat Islam. Semakin banyak komentar yang mencemooh, maka semakin senang pembuat blog tersebut.

Apakah ini sebuah kesengajaan sistemik? Mungkin saja. Dugaan bahwa ada jaringan yang serius menggarap blog pembenci Islam boleh-boleh saja. Meski hal ini perlu adanya fakta yang riil yang bisa dibaca umat. Mereka secara sistematis bekerja siang dan malam untuk melakukan satu hal, pembusukan citra Islam.

Trik yang digunakan juga relatif sama, yaitu menyerang Nabi Muhammad dengan kartun-kartun yang melecehkan Islam. Selain itu kata-kata kasar pun biasa dilakukan, karena dengan trik seperti ini maka akan memudahkan mereka untuk melakukan legitimasi bahwa islam agama yang kasar.

Blog seperti ini jelas harus dibasmi. Kalau dulu ada blog yang digunakan orang yang dituduh teroris bisa sangat mudah dilacak, maka untuk blog penghujat Islam, seharusnya pemerintah sudah bisa melacaknya. Aktor di belakang blog ini pun harus segera ditangkap dan diadili.

Lalu apa yang bisa dilakukan oleh umat Islam?

Kita bisa melakukan banyak hal. Diawali dengan sebuah kesadaran bahwa hal ini pasti akan selalu terjadi, maka umat Islam harus segera menyeriusi dakwah online. Remaja, mahasiswa dan para aktivis muslim harus lebih banyak menggunakan blog sebagai wilayah dakwah mereka. Mengenalkan indahnya Islam, keramahan dan keberkahan Islam kepada netter. Alangkah lebih baik lagi kalau blog itu juga diurusi secara intensif. Tidak hanya banyak membuat blog tetapi melupakan passwordnya.

Sangat bagus pula bila ada inisiatif untuk membentuk kelompok-kelompok anak muda muslim yang ahli di dunia maya untuk bahu membahu meningkatkan keahlian mereka. Sehingga mereka bisa melakukan dakwah tidak hanya ofensif, namun juga bisa agresif. Opini harus dilawan dengan opini. Blog pun harus ‘dilawan’ dengan blog.

Semangat ini yang harus dikenalkan kepada remaja muslim kita. Menggugah kecemburuan mereka terhadap Islam. Menguatkan azzam mereka menjadi muslim yang baik, yang peduli dengan Islam di dunia maya.

Tentu saja ini merupakan program jangka panjang. Karena musuh Islam juga melakukan upaya pembusukan citra dengan sangat sistematis. Mereka melakukan pelatihan, konsolidasi dan perencanaan yang matang untuk mewujudkan niat jahat mereka ini. Dana yang luar biasa besar, memudahkan mereka untuk melakukan pembusukan ini semua.

Inilah tantangan yang sangat besar bagi kita semua. Harus ada upaya sinergis di antara beberapa elemen umat Islam. Ormas, Majelis Ulama Indonesia dan segenap elemen yang lain harus mulai melirik wilayah ini. Sementara semua pihak harus mulai mengambil peran dan kontribusi. Dengan menulis dan menyebarkan informasi yang benar tentang Islam dan tidak ragu-ragu mendakwahkan Islam kepada orang lain. Karena mengumpat tidak akan pernah cukup, saatnya berbuat untuk kejayaan Islam kembali.

Sumber : muslimdaily.net

Iklan